Dinas PU Bina Marga Tangani Longsor 12 Meter di Pakis, Akses Jalan Sempat Terganggu

Dinas PU Bina Marga Tangani Longsor 12 Meter di Pakis, Akses Jalan Sempat Terganggu


MSRI, MALANG – Peristiwa longsor sepanjang 12 meter terjadi di ruas jalan Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang mengakibatkan terganggunya akses lalu lintas warga. Kejadian tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah setempat.

Merespons kejadian itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta langkah penanganan lanjutan, Rabu (22/4/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Tebing setinggi kurang lebih tujuh meter di sisi jalan ambrol sepanjang 12 meter akibat tingginya intensitas hujan.

“Curah hujan sedang hingga deras di wilayah Pakis mengakibatkan longsor pada bahu jalan dengan panjang sekitar 12 meter,” ujar Sadono saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Rabu (22/4/2026).

Ia memastikan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, dampak longsor menyebabkan akses jalan menjadi terbatas dan kendaraan harus melintas secara bergantian demi keselamatan.

“Untuk sementara akses jalan masih bisa dilalui, namun kendaraan harus bergantian karena kondisi bahu jalan berpotensi mengalami longsor susulan,” jelasnya kepada wartawan MSRI.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama pihak terkait telah memasang pembatas dan blokade di lokasi menggunakan batang bambu guna mengurangi risiko bagi pengguna jalan. Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk percepatan penanganan.

“PU Bina Marga telah melakukan asesmen di lapangan untuk menentukan langkah teknis penanganan lebih lanjut,” tambahnya saat memberikan keterangan kepada wartawan MSRI.

Berdasarkan pendataan awal, dibutuhkan pemasangan terpal pada titik longsor guna meminimalisir potensi longsor susulan, terutama saat terjadi hujan. Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

BPBD memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat.

Reporter : Yunus86

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama