Harlah ke-24 LSM GMBI Digelar Nasional Secara Hybrid, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim

Harlah ke-24 LSM GMBI Digelar Nasional Secara Hybrid, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
Dok, foto: Harlah ke-24 LSM GMBI Digelar Nasional Secara Hybrid, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim. Keterangan pers, Sabtu (28/3/2026).

MSRI, MOJOKERTO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-24 Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna dengan konsep terpadu (hybrid) di Alas Venuz, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan distrik se-Jawa Timur serta terhubung secara daring dengan pengurus pusat dan wilayah lain di seluruh Indonesia. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat konsolidasi organisasi dalam bingkai solidaritas nasional.

Ketua LSM GMBI Distrik Jawa Timur, Sugeng SP, menuturkan bahwa konsep hybrid dipilih sebagai bentuk adaptasi sekaligus upaya menjaga semangat kebersamaan lintas wilayah.

“Perayaan Harlah ke-24 ini menjadi momentum konsolidasi seluruh distrik. Meskipun sebagian mengikuti secara virtual, semangat persatuan tetap terjalin kuat karena dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah,” ungkap Sugeng saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI).

Ia juga menegaskan bahwa LSM GMBI senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan semangat bela negara dalam setiap gerak langkah organisasi.

Harlah ke-24 LSM GMBI Digelar Nasional Secara Hybrid, Teguhkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim


“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial agar setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat luas,” tegasnya kepada wartawan MSRI.

Sementara itu, Ketua LSM GMBI Mojokerto Raya, Saiful Bakhri, menyampaikan bahwa sebagai tuan rumah, pihaknya ingin menampilkan kekompakan dan eksistensi GMBI Jawa Timur dalam peran sosial kemasyarakatan.

“Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa GMBI Jawa Timur solid dan hadir di tengah masyarakat. Ke depan, kami berharap organisasi ini semakin kuat, berkembang, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas,” ujarnya saat ditemui wartawan MSRI.

Mengusung tema “Solidaritas Tanpa Batas”, rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan pengurus pusat melalui Zoom Meeting yang diikuti secara serentak oleh seluruh peserta di Indonesia. Prosesi menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars, dan Hymne GMBI turut menggema dalam satu harmoni kebangsaan.

Sebagai puncak acara, prosesi pemotongan tumpeng dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dipandu langsung oleh panitia pusat melalui sambungan virtual. Tidak hanya itu, kegiatan santunan anak yatim menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan pengabdian GMBI kepada masyarakat.

Suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan ketika para peserta saling menyampaikan ucapan Idul Fitri 1447 Hijriah, disertai permohonan maaf lahir dan batin, mempererat tali silaturahmi dalam nuansa kebersamaan.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang kini genap berusia 24 tahun—sebuah perjalanan yang terus diwarnai semangat pengabdian, solidaritas, dan komitmen untuk masyarakat.

Reporter : Mbah Mul

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama