![]() |
| Dok, foto: Cek Kendaraan Anda: Polrestabes Surabaya Mulai 21 Januari Kembalikan Ratusan Motor Hasil Kejahatan Curanmor. Keterangan pers, Sabtu (17/1/2026). |
MSRI, SURABAYA - Polrestabes Surabaya akan mengembalikan sekitar 800 unit kendaraan bermotor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada para pemilik sah melalui kegiatan bertajuk “Bazar Ranmor”.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 21–23 Januari, dan tahap kedua pada 26–30 Januari, bertempat di Mapolrestabes Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie, menegaskan bahwa seluruh kendaraan akan dikembalikan tanpa dipungut biaya kepada masyarakat yang dapat membuktikan kepemilikan sah.
“Kami rencanakan dalam bentuk bazar agar memudahkan masyarakat.
Kendaraan akan kami kembalikan kepada pemiliknya, cukup membawa dokumen kepemilikan,” ujar Kombes Luthfie, dikutip dari akun Instagram resmi @surabayapolice1.official.
Masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan dapat datang langsung ke Mapolrestabes Surabaya tanpa perantara atau calo, dengan membawa dokumen pendukung seperti BPKB, STNK, atau lembar tilang.
Sebagai langkah awal, Polrestabes Surabaya juga menyediakan daftar data barang bukti kendaraan hasil curian yang dapat diakses masyarakat melalui tautan resmi untuk memudahkan pengecekan.
Dalam pelaksanaannya, kendaraan akan ditata dalam beberapa blok berdasarkan jenis dan hasil identifikasi kepemilikan.
“Kami susun dalam blok-blok tertentu agar masyarakat lebih mudah mengenali kendaraannya,” jelas Kapolrestabes.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kendaraan yang diamankan tidak lagi menggunakan nomor polisi asli, karena telah diganti oleh pelaku kejahatan. Namun, melalui penelusuran nomor rangka dan nomor mesin, identitas pemilik kendaraan berhasil ditemukan.
“Dari penelusuran nomor mesin dan rangka, akhirnya muncul data pemilik kendaraan,” ujarnya.
Menariknya, hasil identifikasi menunjukkan bahwa pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari wilayah Surabaya, melainkan juga dari luar daerah, termasuk Banten.
Pemilihan konsep bazar dinilai efektif karena banyak korban pencurian yang tidak mengingat nomor polisi kendaraan mereka. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan mengumumkan kendaraan yang ditemukan berikut nama pemiliknya secara terbuka.
“Tidak semua orang hafal nomor kendaraannya. Maka nanti kami umumkan langsung berikut identitas pemiliknya,” imbuh Luthfie.
Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes Surabaya menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberantas kejahatan curanmor secara tegas dan berkelanjutan.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku curanmor. Ini komitmen kami,” pungkasnya.
Reporter : Eka F. A
Editor : Redaksi MSRI
dibaca


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments