MSRI, SIDOARJO - Pemerintah Desa Semampir, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mulai mematangkan persiapan normalisasi saluran air sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran drainase dan meminimalkan potensi genangan saat curah hujan meningkat. Persiapan tersebut dibahas dalam briefing yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Semampir, Lukman Mualim, pada Selasa (20/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Semampir Nomor 72, kawasan Semampir Barat, Desa Semampir, Kecamatan Sedati. Fokus pembahasan diarahkan pada rencana normalisasi saluran air di sisi selatan Jalan Semampir, mulai dari wilayah RT 04/RW 01 hingga perbatasan Desa Pabean, Kabupaten Sidoarjo.
Briefing tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pelaksanaan pekerjaan, mulai dari penentuan lokasi penanganan, cakupan wilayah, hingga koordinasi teknis agar normalisasi dapat berjalan terarah sesuai kebutuhan masyarakat.
Antisipasi Genangan melalui Penanganan Drainase
Normalisasi saluran air merupakan langkah yang perlu dipersiapkan secara cermat, terutama pada jalur yang berpotensi mengalami pendangkalan atau hambatan aliran. Kondisi saluran yang tidak berfungsi optimal dapat memperlambat pembuangan air dan meningkatkan risiko genangan di lingkungan permukiman maupun akses jalan warga.
Karena itu, persiapan yang dilakukan Pemerintah Desa Semampir tidak hanya berorientasi pada pekerjaan fisik, tetapi juga pada upaya menjaga fungsi drainase agar dapat bekerja secara optimal. Penanganan yang terencana diharapkan mampu mendukung kelancaran aliran air, khususnya ketika intensitas hujan meningkat.
Dalam keterangannya kepada wartawan MSRI, Kepala Desa Semampir, Lukman Mualim, menjelaskan bahwa briefing tersebut merupakan bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan normalisasi saluran air di wilayah yang telah menjadi sasaran penanganan.
Menurutnya, kesiapan lokasi dan koordinasi pelaksanaan menjadi aspek penting agar pekerjaan dapat berjalan tertib, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Catatan redaksi: Rumusan di atas merupakan narasi tidak langsung berdasarkan konteks bahan berita, bukan kutipan verbatim. Pernyataan tersebut perlu disesuaikan dengan keterangan asli yang disampaikan Lukman Mualim kepada wartawan MSRI.
Koordinasi dan Partisipasi Warga Jadi Penunjang
Rencana normalisasi saluran di sisi selatan Jalan Semampir, dari RT 04/RW 01 hingga perbatasan Desa Pabean, membutuhkan persiapan yang memperhatikan kondisi sepanjang jalur pengerjaan. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan penanganan sekaligus menjaga kelancaran kegiatan di lapangan.
Selain kesiapan pemerintah desa, keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan fungsi drainase setelah normalisasi selesai. Warga diharapkan menjaga kebersihan saluran, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghindari penumpukan material yang berpotensi menghambat aliran air.
Pemeliharaan drainase merupakan tanggung jawab bersama yang tidak berhenti pada kegiatan normalisasi. Tanpa dukungan masyarakat, saluran yang telah dibersihkan sekalipun berisiko kembali mengalami penyumbatan apabila kebersihan lingkungan tidak dijaga secara berkelanjutan.
Melalui briefing tersebut, Pemerintah Desa Semampir menunjukkan perhatian terhadap persiapan penanganan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Rencana normalisasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aliran air, mengurangi potensi genangan, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman.
Bagi Pemerintah Desa Semampir, penanganan drainase bukan semata pekerjaan teknis, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat. Tahap persiapan yang matang menjadi fondasi penting agar pelaksanaan normalisasi nantinya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Reporter: Faisal DH
Liputan MSRI Jawa Timur
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments