MSRI, MOJOAGUNG, JOMBANG - Lantunan ayat suci Al-Qur’an, gema zikir, dan doa-doa penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi yang digelar pada 26–27 Oktober 2026 di Musholla Mbah Imam Nawawi, Desa Mbetek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ribuan jamaah dari berbagai wilayah hadir untuk mengenang keteladanan almarhum sekaligus memanjatkan doa demi keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan generasi penerus.
Haul tahunan ini bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momentum untuk merawat ingatan kolektif atas jasa seorang tokoh yang semasa hidupnya dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi, gemar membantu masyarakat yang membutuhkan, serta berperan dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah Mojoagung dan sekitarnya.
Bagi masyarakat setempat, mengenang Mbah Sayyid Imam Nawawi berarti menjaga warisan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan semangat pengabdian kepada sesama. Nilai-nilai tersebut terus dihidupkan melalui doa bersama, pembacaan Al-Qur’an, tahlil, selawat, dan pengajian yang menjadi bagian dari rangkaian haul setiap tahun.
Dua Hari Penuh Zikir, Selawat, dan Penguatan Keimanan
Rangkaian Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi berlangsung selama dua hari dengan sejumlah kegiatan keagamaan yang melibatkan majelis-majelis Al-Qur’an, kelompok hadrah, serta jamaah dari berbagai daerah.
Pada Senin, 26 Oktober 2026, kegiatan diawali dengan Khotmil Qur’an di 41 majelis, mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Rangkaian dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dengan pembacaan tahlil dan Simtudduror, kemudian pada pukul 20.00 WIB digelar Majelis Hadrah se-Kabupaten Jombang dan Mojokerto.
Sementara itu, pada Selasa, 27 Oktober 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Tahlil Kubro pada pukul 19.30 WIB. Acara kemudian mencapai puncaknya melalui Pengajian Umum yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 21.00 WIB dengan menghadirkan Mbah Bolong sebagai penceramah.
Setiap rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi jamaah untuk memperdalam keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan yang bernilai tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Kepedulian Sosial, Jamuan Gratis untuk Jamaah
Semangat berbagi turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haul. Panitia bersama dua yayasan menyediakan makanan dan minuman secara gratis bagi masyarakat dan seluruh jamaah yang hadir.
Dukungan tersebut diberikan oleh Yayasan Gajah Purwo Nusantara dan Yayasan Berkah Wong Bodho. Penyediaan jamuan gratis ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus ikhtiar untuk menyambut jamaah dengan penuh keramahan dan kebersamaan.
Kehadiran dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana mempertemukan nilai spiritual dengan praktik kepedulian sosial. Semangat berbagi, gotong royong, dan saling membantu menjadi bagian dari nilai luhur yang patut terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Merawat Warisan Kebaikan, Menghidupkan Doa Lintas Generasi
Masyarakat Mojoagung dan sekitarnya terus mengenang Mbah Sayyid Imam Nawawi melalui penyelenggaraan haul yang diisi dengan pembacaan Al-Qur’an dan doa bersama. Keteladanan beliau, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan dan menyebarkan ajaran Islam, menjadi bagian dari ingatan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Bagi jamaah, haul bukan semata-mata mengenang sosok yang telah wafat, melainkan juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga akhlak, memperkuat kepedulian sosial, serta menebarkan manfaat bagi sesama. Nilai-nilai kebaikan itulah yang diharapkan terus hidup, melampaui pergantian waktu dan generasi.
Panitia berharap pelaksanaan Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Masyarakat luas juga diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat tali silaturahmi, serta menjadikan momentum haul sebagai sarana memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Semoga setiap lantunan ayat suci Al-Qur’an, zikir, selawat, dan doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan, mempererat persaudaraan umat, serta menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Mojoagung dan sekitarnya.
MSRI - Perspektif Akurat, Terpercaya
Reporter: Riawan
Kaperwil MSRI Jawa Timur
dibaca


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments