DPD LIRA Mojokerto Bersama Komunitas Baitul Muttaqin Gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim Non-Panti di Dlanggu

DPD LIRA Mojokerto Bersama Komunitas Baitul Muttaqin Gelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim Non-Panti di Dlanggu

MSRI, MOJOKERTO – Kepedulian terhadap anak yatim kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial, pemberian santunan, dan doa bersama yang digelar DPD LIRA Mojokerto bersama Komunitas Peduli Anak Yatim Non-Panti Baitul Muttaqin di Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak yatim yang hadir bersama para pengurus komunitas, relawan, tokoh masyarakat, dan unsur pendukung kegiatan mengikuti rangkaian acara yang berorientasi pada kepedulian sosial serta penguatan nilai-nilai keagamaan.

Berdasarkan pantauan Tim Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap anak yatim non-panti, yakni anak-anak yang tetap tinggal bersama keluarga, kerabat, atau wali, tetapi membutuhkan dukungan sosial untuk menunjang kehidupan dan pendidikan mereka.

Melalui kegiatan tersebut, para penyelenggara berupaya menghadirkan kepedulian yang tidak hanya diwujudkan dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui perhatian, kebersamaan, dan penguatan semangat anak-anak agar tetap memiliki harapan dalam menatap masa depan.

Santunan sebagai Wujud Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan pengurus, penyerahan santunan, doa bersama, serta foto bersama para peserta dan penyelenggara.

Sejumlah anak terlihat mengikuti kegiatan dengan tertib. Kehadiran para pengurus, relawan, dan unsur masyarakat turut memberikan suasana kebersamaan yang mencerminkan pentingnya gotong royong dalam mendukung anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Bagi anak yatim non-panti, kepedulian masyarakat memiliki arti penting karena dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan motivasi agar anak-anak tetap bersemangat menjalani pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Program sosial semacam ini juga menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim tidak semestinya terbatas pada mereka yang tinggal di panti asuhan. Anak-anak yang diasuh keluarga atau wali di lingkungan permukiman juga perlu memperoleh perhatian sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.

DPD LIRA Mojokerto Dorong Kepedulian Sosial Berkelanjutan

Keterlibatan DPD LIRA Mojokerto bersama Komunitas Baitul Muttaqin dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, komunitas sosial, donatur, relawan, dan masyarakat setempat.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan MSRI, perwakilan penyelenggara diharapkan dapat menegaskan bahwa santunan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kepedulian yang berkesinambungan terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan.

“Harapannya, anak-anak yatim tetap memiliki semangat untuk belajar, tumbuh dengan akhlak yang baik, dan merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kepedulian masyarakat harus terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata,” demikian pesan yang sejalan dengan semangat kegiatan tersebut.

Keberlanjutan program sosial juga perlu ditopang dengan pendataan penerima manfaat yang cermat, pengelolaan donasi secara transparan, serta penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Dengan demikian, kepercayaan para donatur dan masyarakat dapat terjaga, sementara bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan penerima.

Menumbuhkan Kepedulian, Menjaga Harapan Anak Yatim

Kegiatan bakti sosial dan santunan di Desa Punggul ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Mojokerto untuk memperluas kepedulian terhadap anak yatim dan keluarga yang membutuhkan.

Kepedulian sosial tidak hanya diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari ketulusan, konsistensi, dan kesediaan untuk hadir mendampingi mereka yang membutuhkan perhatian.

Anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan, pembinaan akhlak, dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka patut menjadi perhatian bersama.

Melalui kolaborasi antara DPD LIRA Mojokerto, Komunitas Baitul Muttaqin, dan masyarakat, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh sehingga semakin banyak anak yatim non-panti yang memperoleh perhatian dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) memandang kegiatan sosial semacam ini sebagai pengingat bahwa kepedulian yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi kekuatan untuk mempererat solidaritas masyarakat sekaligus menumbuhkan harapan bagi generasi penerus.

Reporter: Lukas AF
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama