MSRI, SIDOARJO – Suasana religius dan penuh rasa syukur menyelimuti Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, setelah warga menemukan lokasi yang diduga sebagai Situs Sendang Agung. Penemuan tersebut bermula dari laporan seorang warga yang menemukan sumber mata air lama disertai susunan batu yang diduga memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.
Lokasi yang sebelumnya tertutup semak belukar itu kemudian dibersihkan secara swadaya oleh warga. Setelah dilakukan pembersihan, tampak jelas sumber air yang masih mengalir serta struktur batu yang tersusun rapi, memunculkan dugaan kuat bahwa area tersebut merupakan bagian dari situs lama yang pernah memiliki fungsi penting bagi masyarakat tempo dulu.
Tim Investigasi MSRI bersama perangkat desa turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pendataan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik temuan sekaligus mengumpulkan dokumentasi sebagai bahan koordinasi dengan pihak berwenang.
Saat memberikan keterangan kepada awak media pada Sabtu, 21 Februari 2026, perwakilan Tim Investigasi MSRI menyampaikan bahwa pihaknya masih berhati-hati dalam menyimpulkan status situs tersebut.
“Kami masih dalam tahap pendataan awal. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas kebudayaan untuk memastikan status serta nilai historisnya. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum ada kajian resmi,” ujarnya.
Secara religius, keberadaan sendang atau sumber mata air dalam tradisi Jawa kerap dimaknai sebagai simbol kehidupan dan keberkahan. Dalam ajaran Islam sendiri, air disebut sebagai sumber kehidupan sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu yang hidup.” (QS. Al-Anbiya: 30)
Nilai tersebut semakin memperkuat harapan warga agar lokasi ini tidak hanya dipandang sebagai temuan fisik semata, tetapi juga sebagai warisan sejarah dan spiritual yang patut dijaga bersama.
Salah satu warga setempat, Sutrisno (52), saat ditemui di lokasi menyampaikan harapannya: "Kami berharap pemerintah benar-benar meneliti tempat ini. Kalau memang bersejarah, semoga bisa dijaga dan dirawat bersama. Jangan sampai rusak atau hilang karena pembangunan.”
Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Ibu Sulastri (45): "Dulu orang tua kami pernah bercerita tentang sendang lama di wilayah ini, tapi lokasinya sudah lama tertutup. Kami bersyukur sekarang bisa ditemukan kembali.”
Perangkat Desa Urangagung turut mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan perubahan atau aktivitas yang berpotensi merusak struktur yang ada hingga ada keputusan resmi dari instansi terkait.
Penemuan yang diduga sebagai Situs Sendang Agung ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran sejarah dan spiritualitas masyarakat Sidoarjo. Apabila terbukti memiliki nilai historis, situs ini berpotensi menjadi bagian penting dari khazanah warisan budaya daerah sekaligus memperkuat identitas lokal yang religius, berakar pada tradisi, serta selaras dengan nilai keimanan dan pelestarian alam.
{Tim Investigasi MSRI}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments