MSRI, LAMONGAN - Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil. Pada hari kedua pencarian, Tim Gabungan Polres Lamongan bersama sejumlah instansi terkait berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (5/2/2026).
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd, saat diwawancarai oleh wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), membenarkan penemuan tersebut.
“Pada Rabu sore, 4 Februari 2026 sekitar pukul 17.20 WIB, Tim Gabungan dari Polres Lamongan bersama instansi terkait berhasil menemukan korban atas nama Ananda MN (13) yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Ipda Hamzaid.
Korban diketahui tenggelam pada Selasa (3/2/2026) saat mandi di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di kawasan Babakan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.
Ipda Hamzaid menjelaskan, penemuan korban merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur tim gabungan yang sejak pagi hari melakukan pencarian secara intensif menyusuri aliran sungai.
“Jenazah korban ditemukan di sekitar Pintu Air Babat Barage, dengan jarak kurang lebih 300 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hilang,” lanjutnya.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi oleh petugas dan dilakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, pada hari kedua pencarian, Kapolsek Sekaran IPTU Ahmad Zunaedi, S.IP. bersama Kasat Polair AKP Guntur memimpin apel pencarian yang melibatkan unsur Polri, Basarnas, BPBD, Satpolairud, serta masyarakat setempat.
Dalam proses pencarian tersebut, dikerahkan tiga unit perahu karet, masing-masing milik Basarnas Bojonegoro, BPBD Kabupaten Lamongan, dan Satpolairud Polres Lamongan guna mempercepat proses pencarian di sepanjang aliran sungai.
Usai proses evakuasi, jenazah Ananda MN telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman.
Melalui Kasihumas Polres Lamongan, pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar lebih waspada.
“Kami mengimbau khususnya kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan terbuka, terlebih pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat,” imbaunya.
Polri bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan.
Reporter : David cs
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments