Eko Agus Suwandi Resmi Pimpin Kacab Dispendik Jatim Wilayah Gresik, Fokus Penguatan Internal dan Layanan Pengaduan Publik

Eko Agus Suwandi Resmi Pimpin Kacab Dispendik Jatim Wilayah Gresik, Fokus Penguatan Internal dan Layanan Pengaduan Publik
Dok, foto; Eko Agus Suwandi Resmi Pimpin Kacab Dispendik Jatim Wilayah Gresik, Fokus Penguatan Internal dan Layanan Pengaduan Publik. Jumat, 2 Januari 2025.

MSRI, GRESIK – Kepemimpinan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik resmi berganti. Jabatan Kepala Cabang Dinas yang sebelumnya diemban Kiswanto kini dipercayakan kepada Eko Agus Suwandi.

Eko Agus Suwandi mulai menjalankan tugas perdananya dengan memperkenalkan diri kepada jajaran pegawai di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik, Jalan Wahidin Sudirohusodo, pada Jumat (2/1/2026). Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pendidikan di wilayah Gresik.

Momen tersebut turut dihadiri sejumlah siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri asal Gresik, di antaranya Akmal Wafi dan Muhammad Argya Imhil Muhaijid, yang tengah menjalani masa libur sekolah, serta beberapa wali murid.

Salah satu wali murid, Sekti Indah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas penunjukan Eko Agus Suwandi sebagai Kacab Dispendik Jatim Wilayah Gresik. Ia menilai, selama menjabat sebagai Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri, Eko dikenal memiliki komitmen kuat dalam pembinaan akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

“Kami tentu merasa kehilangan, tetapi juga bangga. Semoga Pak Eko dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan membawa kemajuan bagi pendidikan di Gresik,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Eko Agus Suwandi menegaskan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan internal organisasi. Menurutnya, soliditas tim menjadi fondasi penting sebelum melangkah pada program-program strategis lainnya.

“Pada tahap awal, kami akan fokus pada penguatan internal dan kerja tim,” jelas Eko.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemetaan serta pengumpulan informasi secara menyeluruh untuk memahami kondisi, tantangan, dan kebutuhan di lingkungan pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan SMA negeri maupun swasta di Kabupaten Gresik.

“Kami ingin mengumpulkan informasi terlebih dahulu, memaksimalkan fungsi organisasi, sekaligus memahami persoalan-persoalan yang ada agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ungkapnya.

Ke depan, Eko Agus Suwandi juga merencanakan pembukaan kanal pengaduan publik sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Kanal tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi wali murid maupun masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun keluhan secara langsung dan bertanggung jawab.

“Ini adalah era keterbukaan informasi. Akses terhadap layanan pendidikan harus semakin mudah dan transparan. Melalui kanal pengaduan, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam perbaikan layanan pendidikan,” tegasnya.

Menurut Eko, keberadaan kanal pengaduan publik tidak hanya bertujuan menyerap aspirasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan serta mendorong terciptanya pelayanan yang lebih responsif dan akuntabel.

Reporter : Eka F. A

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama