MSRI, TULUNGAGUNG - Di siang yang muram, motor-motor batuk,
Mbrebet-mbrebet di jalanan penuh debu.
Bukan karena usia atau karat yang menggerogoti,
Tapi karena bensin yang tak lagi murni, penuh tipu.
Tangki-tangki berisi janji,
Namun di dalamnya: air dan etanol bersatu,
SPBU jadi ladang ilusi,
Rakyat kecil jadi korban yang pilu.
Di bengkel-bengkel, antrean mengular,
Bukan untuk servis rutin,
Tapi karena mesin yang mendadak ambruk,
Akibat ulah tangan-tangan tak terlihat,
Yang bermain di balik selang dan meteran.
Menteri duduk di kursi empuk,
Tapi suara rakyat makin serak,
Kepercayaan yang dulu utuh,
Kini retak, mengelupas, dan retak
Kami tak butuh janji manis di layar kaca,
Kami ingin bensin yang tak bercampur dusta,
Kami ingin keadilan, bukan sekadar wacana,
Kami ingin pemimpin yang benar-benar bekerja.
Reporter: Huntoro
{Divisi Investigasi}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments