TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

MSRI, TULUNGAGUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0807/Tulungagung, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu sasaran fisik program tersebut adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Mbah Waqilah, warga Dusun Krajan, Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

Hingga Senin (26/10/2026), pembangunan rumah berukuran 6 x 7 meter tersebut telah memasuki tahap pemasangan kuda-kuda sebagai rangka utama atap. Berdasarkan keterangan salah satu anggota Satgas TMMD, progres pengerjaan secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 70 persen.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga yang membutuhkan.

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

Berawal dari Rumah dengan Kondisi Memprihatinkan

Sebelum direhabilitasi, rumah Mbah Waqilah berada dalam kondisi memprihatinkan. Dinding rumah yang terbuat dari kayu telah lapuk, lantainya masih berupa tanah, sedangkan atapnya mengalami kebocoran di berbagai bagian.

Kondisi tersebut membuat rumah tidak lagi memadai untuk menunjang kebutuhan tempat tinggal yang layak, terlebih bagi seorang warga lanjut usia.

Melihat keadaan tersebut, rumah Mbah Waqilah ditetapkan sebagai salah satu sasaran rehabilitasi RTLH dalam program TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung.

Pengerjaan kemudian dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD dan warga setempat. Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan.

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

Dari Pembongkaran hingga Pemasangan Kuda-Kuda Atap

Tahapan rehabilitasi dimulai dengan pembongkaran bagian bangunan yang sudah tidak layak. Pekerjaan kemudian berlanjut pada penggalian dan pembangunan pondasi, pemasangan sloof, pendirian tiang, serta pemasangan dinding.

Memasuki pekan keempat pelaksanaan, pekerjaan mulai difokuskan pada struktur bagian atas bangunan. Pada Senin (26/10/2026), personel Satgas bersama warga melaksanakan pemasangan kuda-kuda atap sebagai persiapan menuju tahap penutupan atap.

“Alhamdulillah, progres terus berjalan sesuai rencana. Hari ini kita sudah masuk tahap pemasangan atap. Secara keseluruhan, progres sudah lebih dari 70 persen,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI).

Ia menjelaskan, setelah pemasangan kuda-kuda selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan reng dan genteng, kemudian tahap penyelesaian atau finishing, termasuk plesteran dan pengecatan sesuai kebutuhan bangunan.

Seluruh tahapan tersebut ditargetkan rampung sebelum upacara penutupan TMMD ke-130 pada 11 November 2026.

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

Gotong Royong TNI dan Warga Menguatkan Proses Pembangunan

Pantauan wartawan MSRI di lokasi menunjukkan adanya kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat Desa Pojok dalam proses rehabilitasi rumah tersebut.

Sejak pagi, warga turut membantu pengerjaan dengan mendukung proses pemasangan material dan berbagai pekerjaan lainnya. Ibu-ibu PKK juga berpartisipasi dengan menyiapkan konsumsi bagi personel Satgas dan warga yang bekerja di lokasi.

Keterlibatan masyarakat tersebut memperlihatkan bahwa TMMD bukan semata-mata program pembangunan infrastruktur, melainkan juga sarana memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan, dan hubungan antara TNI dengan rakyat.

Semangat gotong royong itu pula yang membuat proses pembangunan rumah Mbah Waqilah tidak hanya menghadirkan perubahan pada bangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan harapan bagi penerima manfaat.

Mbah Waqilah Bersyukur Mendapatkan Rumah yang Lebih Layak

Bagi Mbah Waqilah, rehabilitasi rumah tersebut memiliki arti yang mendalam. Di tengah keterbatasan pada usia senja, bantuan yang diberikan melalui program TMMD menjadi harapan baru untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Dengan penuh haru, Mbah Waqilah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung serta seluruh warga Desa Pojok yang telah ikut membantu.

“Kulo mboten nyongko, Pak. Omahe kulo sing wes raiso dinggo niki diparingi bantuan. Matur nuwun sanget dumateng Bapak-bapak TNI saking Kodim 0807 lan sedoyo warga Desa Pojok. Mugi-mugi dados amal ibadah,” ucap Mbah Waqilah kepada wartawan MSRI dengan mata berkaca-kaca.

Dalam bahasa Indonesia, ungkapan tersebut berarti, “Saya tidak menyangka, Pak. Rumah saya yang sudah tidak layak digunakan ini mendapat bantuan. Terima kasih banyak kepada Bapak-bapak TNI dari Kodim 0807 dan seluruh warga Desa Pojok. Semoga menjadi amal ibadah.”

Ungkapan sederhana tersebut menggambarkan besarnya arti bantuan bagi Mbah Waqilah. Bukan hanya perbaikan tempat tinggal, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung: Rehab RTLH Mbah Waqilah Capai Lebih dari 70 Persen, Kini Masuk Tahap Rangka Atap

Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Rehabilitasi RTLH dalam program TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung menjadi salah satu bentuk upaya membantu masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Melalui kerja bersama personel TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bagi Mbah Waqilah, rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan kini perlahan berubah menjadi bangunan yang diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan lebih baik setelah seluruh pekerjaan selesai.

Rumah Baru, Harapan Baru di Usia Senja

Perjalanan rehabilitasi rumah Mbah Waqilah dari kondisi memprihatinkan hingga memasuki tahap rangka atap menjadi gambaran bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

Di balik pembangunan tersebut, terdapat kerja keras personel Satgas TMMD, partisipasi masyarakat, serta harapan seorang warga lanjut usia untuk menempati hunian yang lebih layak.

Kini, dengan progres yang dilaporkan telah melampaui 70 persen, pengerjaan rumah Mbah Waqilah memasuki tahapan penting menuju penyelesaian. Seluruh pihak berharap pembangunan dapat rampung sesuai target sebelum penutupan TMMD pada 11 November 2026.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, rehabilitasi ini menjadi simbol gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat—bahwa pembangunan akan semakin bermakna ketika manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Reporter: Roni Yuwantoko
Jabatan: Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) MSRI Jawa Timur

Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI)
Perspektif • Akurat • Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama