Top News

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tulungagung, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Tekankan Pengendalian Inflasi Jelang HUT ke-81 RI

Gerakan Pangan Murah Digelar di Tulungagung, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Tekankan Pengendalian Inflasi Jelang HUT ke-81 RI
Dok, foto MSRI: Gerakan Pangan Murah Digelar di Tulungagung, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Tekankan Pengendalian Inflasi Jelang HUT ke-81 RI. Keterangan pers, Kamis (6/8/2026).

MSRI, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan laju inflasi daerah, dan memperkuat daya beli masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) pukul 09.00 WIB di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M.

Turut hadir Wakapolres Tulungagung Kompol Siswanto, S.H., M.H. beserta istri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Perum Bulog, distributor bahan pangan, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak kenaikan harga bahan pokok.

"Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh warga Tulungagung tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Perum Bulog, distributor, serta dukungan aparat keamanan dalam menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan.

"Sinergi yang baik antara pemerintah, Bulog, distributor, dan jajaran kepolisian menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat," tambahnya.

Salah seorang warga, Siti Aminah, warga Kelurahan Kampungdalem, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah.

"Harga beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Program seperti ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas penting, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta aneka sembako lainnya dengan harga subsidi. Antusiasme warga terlihat sejak pagi melalui antrean panjang di sejumlah stan penjualan.

Plt. Bupati berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara berkala dan menjangkau seluruh 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menjaga ketahanan pangan daerah, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

MSRI menilai Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Bulog, TNI-Polri, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan ketahanan pangan daerah semakin kokoh serta kesejahteraan masyarakat Tulungagung terus meningkat.

Reporter: Roni Yuwantoko

Kaperwil MSRI Jawa Timur

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama