![]() |
| Dok, foto MSRI: Plt. Bupati Tulungagung Buka Deklarasi SPMB 2026/2027, Tekankan 3 Prinsip Utama: Aturan, Pelayanan, Integritas. |
MSRI, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung Provinsi Jawa Timur, resmi memulai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang TK, SD, dan SMP Negeri Tahun Pelajaran 2026/2027. Deklarasi digelar Rabu, 3 Juni 2026 di Ruang Prajamukti, Pemkab Tulungagung.
Tim investigasi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) memantau langsung jalannya acara. Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama jajaran Forkopimda, Pj. Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kemenag, Ketua PGRI, serta kepala sekolah dan koordinator UPASP se-Kabupaten Tulungagung.
Sampaikan 3 Prinsip Saat Keterangan ke Wartawan MSRI
Dalam keterangannya kepada tim wartawan MSRI usai pembukaan, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan SPMB selalu jadi sorotan publik karena menyangkut masa depan anak. Pemkab Tulungagung berkomitmen menjaga proses berjalan tertib, adil, dan setara.
"Kepercayaan masyarakat tersebut harus kita jaga bersama melalui tata kelola yang profesional dan berintegritas," ujar Ahmad Baharudin kepada wartawan MSRI.
3. Jaga Integritas dan Akuntabilitas: Pemkab bersama Forkopimda dan Inspektorat akan melakukan pengawasan menyeluruh demi kredibilitas sistem.
Ajak Stakeholder Kawal Bersama
Melalui deklarasi ini, Plt. Bupati mengajak seluruh elemen - Forkopimda, Dinas Pendidikan, Kemenag, PGRI, hingga masyarakat - berkolaborasi mewujudkan penerimaan siswa yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan bebas diskriminasi.
Acara ditutup dengan pembacaan basmalah oleh Plt. Bupati, dilanjutkan pantun ajakan mengawal masa depan generasi muda Tulungagung.
MSRI akan terus memantau implementasi SPMB 2026/2027 di lapangan untuk memastikan 3 prinsip tersebut benar-benar dijalankan.
Reporter: Roni Yuwantoko
Kaperwil Jawa Timur*
Editor: Redaksi MSRI
dibaca




Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments