Eri Cahyadi–Armuji Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Warga Surabaya: Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi

Eri Cahyadi–Armuji Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Warga Surabaya: Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi
Dok, foto: Eri Cahyadi–Armuji Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Warga Surabaya: Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi. Keterangan pers, Minggu (25/1/2026).

MSRI, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam menjaga persatuan, kebersamaan, dan kerukunan masyarakat lintas suku di Kota Pahlawan. 

Keduanya mengimbau seluruh warga agar tidak mudah terprovokasi maupun terhasut oleh pihak-pihak yang berupaya memecah belah persatuan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa kerukunan dan keutuhan Kota Surabaya harus dijaga bersama, dimulai dari kesadaran setiap individu. Ia berharap Surabaya tetap utuh sebagaimana nilai-nilai kebersamaan yang telah lama terbangun.

“Harapan kita Surabaya tetap utuh seperti dulu. Jangan mau diadu domba oleh siapa pun,” ujar Eri Cahyadi, Minggu (25/1/2026).

Sebagai pimpinan daerah, Eri menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Armuji senantiasa berupaya mengayomi seluruh lapisan masyarakat dan menjaga keutuhan Kota Surabaya. Menurutnya, persatuan kota dan bangsa merupakan amanah sekaligus cita-cita yang harus dijaga oleh setiap pemimpin.

“Keutuhan bangsa dan keutuhan kota ini adalah cita-cita kami sebagai pemimpin. Jika hanya menuruti ego pribadi hingga mengorbankan persatuan dan menyebabkan konflik, itu merupakan kesalahan besar dan dosa bagi seorang pemimpin,” tegasnya.

Eri juga menyampaikan bahwa kepemimpinan sejati adalah mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Ia kembali mengajak seluruh warga Surabaya untuk tetap menjaga kebersamaan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak mana pun.

“Kita bekerja untuk kepentingan warga Surabaya. Jangan dimasukkan ke hati hal-hal yang memecah belah. Mari tetap guyub rukun dan jangan pernah mau diadu domba,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menegaskan bahwa dirinya bersama Wali Kota Eri Cahyadi selalu berjalan seiring dalam menjaga kerukunan masyarakat serta menjalankan kebijakan pemerintahan. Ia menolak segala bentuk upaya adu domba yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Armuji juga menegaskan bahwa perbedaan gaya kepemimpinan antara dirinya dan Wali Kota Eri tidak seharusnya disalahartikan sebagai perpecahan, apalagi dijadikan alasan untuk memicu konflik antarsuku maupun antarwarga.

“Kami selalu menyampaikan kepada warga Surabaya bahwa kami sudah berbagi peran. Saya lebih banyak di lapangan, sementara Pak Eri fokus di birokrasi. Jika beliau ke kiri dan saya ke kanan, itu bagian dari kerja bersama,” jelas Armuji yang akrab disapa Cak Ji.

Lebih lanjut, Armuji menambahkan bahwa pemimpin daerah dituntut untuk terus menghadirkan inovasi dan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal.

“Kalau itu dijalankan, wakil kepala daerah di seluruh Indonesia pun bisa melakukan hal yang sama, yakni berinovasi dan memperbanyak gagasan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Eka F. A

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama