Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan
Dok, foto: Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan. Sabtu, 17 Januari 2026.

MSRI, JOMBANG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Nasional Hebat (GeNaH) menandai perjalanan empat tahunnya dengan menggelar acara Anniversary ke-4 bertajuk “Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan”, yang berlangsung khidmat dan penuh refleksi perjuangan di Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi, konsolidasi, sekaligus penguatan komitmen GeNaH dalam mengawal demokrasi, keterbukaan informasi publik, serta kepentingan masyarakat. Sabtu, 17 Januari 2026.

Acara tersebut dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Jombang, Polres Jombang, Polsek Kota Jombang, TNI, Kesbangpol, KPU, aktivis senior, insan pers, hingga jaringan aktivis dan tamu undangan, termasuk perwakilan dari luar daerah.

Ketua LSM GeNaH, Hendro Suprasetyo, SBD, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan terdapat kekurangan.

Dalam kesempatan tersebut, Hendro memaparkan Catatan Akhir Tahun 2025 LSM GeNaH, yang menjadi refleksi perjuangan dan kerja advokasi selama satu tahun terakhir. Salah satu capaian penting yang disoroti adalah keberhasilan GeNaH menjadi satu-satunya organisasi masyarakat di tingkat Kabupaten Jombang yang terakreditasi sebagai pemantau resmi Pemilu dan Pilkada 2024.

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan


“Alhamdulillah, GeNaH dipercaya menjadi pemantau resmi Pemilukada. Ini bukan sekadar simbol, tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas demokrasi di Jombang. Dan kami berkomitmen untuk kembali berpartisipasi pada agenda demokrasi berikutnya,” tegas Hendro.

Selain pengawalan Pemilu, GeNaH juga aktif mengawal isu keterbukaan layanan publik, khususnya terkait pengelolaan aset desa. Dalam proses advokasi tersebut, GeNaH bahkan menempuh jalur sengketa informasi hingga ke Komisi Informasi Publik (KIP).

Dari hasil pengawalan itu, GeNaH menyimpulkan masih banyak desa di Jombang yang belum memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018. Padahal, keberadaan PPID desa sangat penting untuk menjamin hak masyarakat dan wartawan dalam mengakses informasi publik.

“Harapan kami di tahun 2026 seluruh desa sudah membentuk PPID. Ini menjadi PR bersama, khususnya bagi Dinas PMD dan Diskominfo,” ujarnya.

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan


Tak hanya itu, GeNaH juga secara konsisten mengawal isu tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Jombang sejak tahun 2023 hingga mencuat menjadi isu publik di akhir 2025. Hendro mengakui, advokasi kebijakan ini tidak mudah karena menyangkut kepentingan eksekutif dan legislatif.

Pada momentum yang sama, GeNaH juga tergabung dalam Aliansi Rakyat Jombang, memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Bahkan, GeNaH turut membuka posko pengaduan rakyat di kawasan Kebon Rojo.

“Alhamdulillah, tuntutan utama dalam gerakan itu tercapai. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh elemen, termasuk Ketua Aliansi Rakyat Jombang, Pak Hartono,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Hendro mengajak seluruh aktivis, LSM, dan insan pers untuk memperkuat kolaborasi.

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan

Anniversary ke-4 LSM GeNaH: Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Jombang yang Lebih Transparan dan Berkeadilan


“Mari kita bersatu, bergandengan tangan, dan terus berjuang untuk Jombang yang lebih adil dan transparan,” pungkasnya.

Puluhan anak yatim dari wilayah sekitar turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Mereka menerima santunan secara langsung dari pengurus LSM GeNaH yang diserahkan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan santunan ini menjadi simbol bahwa perjuangan GeNaH tidak semata berada pada ruang advokasi dan kritik kebijakan, tetapi juga menyentuh langsung aspek sosial dan kemanusiaan.

Ketua LSM GeNaH, Hendro Suprasetyo, SBD, menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai dasar perjuangan organisasi.

“Perjuangan tidak hanya soal mengawal kebijakan dan demokrasi, tetapi juga soal menghadirkan empati dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Anak yatim adalah amanah sosial yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Polres Jombang yang diwakili Budi Winarno menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres Jombang berhalangan hadir. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas ulang tahun ke-4 GeNaH.

“LSM GeNaH merupakan salah satu LSM yang aktif dan bermanfaat. Semoga ke depan semakin maju dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Jombang,” ujarnya.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Jombang, sambutan disampaikan oleh Budi, perwakilan Bupati Jombang dari Kesbangpol. Ia menyampaikan pesan langsung dari Bupati Jombang yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan.

Dalam sambutannya, ia menilai usia empat tahun merupakan fase penting untuk menanamkan pondasi yang kuat.

“LSM tidak hanya berfungsi sebagai kontrol sosial, tetapi juga motivator, pemberdaya masyarakat, dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan,” katanya.

Pemkab Jombang, lanjutnya, mengapresiasi peran GeNaH yang selama ini dikenal aktif dalam advokasi publik dan pengawasan kebijakan, termasuk sebagai pemantau Pilkada 2024 yang terakreditasi KPU.

“Kami berharap GeNaH terus menjadi mitra kritis yang konstruktif, objektif, beretika, dan bertanggung jawab demi kemaslahatan masyarakat Jombang,” tegasnya.

Sesi refleksi ditutup dengan testimoni dari aktivis senior Jombang, Hadi, yang memberikan pandangan kritis dan penuh pengalaman tentang peran ideal LSM. Ia mengingatkan pentingnya LSM kembali pada fitrah awalnya, yakni penguatan dan edukasi masyarakat.

“Kritik itu penting, tapi harus berpijak pada data, fakta, dan realitas lapangan. LSM bukan untuk memaki atau mencari-cari kesalahan, melainkan memberi pencerahan dan solusi,” ujarnya.

 Ia juga menekankan pentingnya autokritik internal agar LSM tidak merasa paling benar, serta tetap menjaga marwah gerakan sosial.

“Empat tahun usia GeNaH adalah momentum evaluasi. Saya melihat GeNaH cukup ‘genah’ dalam gerakannya. Semoga terus tumbuh dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan mengusung semangat “Bersatu Kobarkan Semangat Perjuangan”, Anniversary ke-4 LSM GeNaH menjadi penegasan bahwa perjuangan masyarakat sipil di Jombang masih terus menyala—kritis, kolaboratif, dan berpihak pada kepentingan publik.

Reporter : Cak Loem

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama