MSRI, GRESIK - Dedikasi, keberanian, dan kepedulian dalam menjalankan tugas menjadi bagian penting dari pengabdian kepolisian kepada masyarakat. Atas prestasi dan tindakan nyata tersebut, tiga personel Polres Gresik menerima penghargaan dari Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dalam upacara di halaman Mapolres Gresik, Rabu (21/10/2026) pagi.
Upacara penghargaan dipimpin langsung oleh AKBP Ramadhan Nasution dan diikuti jajaran pejabat utama, para kapolsek, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres Gresik.
Ketiga personel tersebut menerima penghargaan atas capaian dan kontribusi yang berbeda. Seorang personel Satuan Samapta berhasil meraih peringkat II tingkat Polda Jawa Timur dalam pelaksanaan Patroli Presisi Semester I Tahun 2026.
Sementara itu, dua personel lainnya, masing-masing dari Satuan Lalu Lintas Polres Gresik dan Polsek Dukun, mendapat apresiasi atas keberhasilan mencegah aksi kekerasan sekaligus menyelamatkan korban pengeroyokan dan penganiayaan saat pengamanan kegiatan hiburan musik dangdut di Kecamatan Dukun.
Prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga ketertiban, tetapi juga dari kepekaan, keberanian mengambil tindakan, dan kemampuan memberikan perlindungan ketika masyarakat menghadapi situasi yang membahayakan keselamatan.
Kapolres Gresik menegaskan, pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap personel yang menunjukkan prestasi, dedikasi, dan pengabdian luar biasa, termasuk melalui kinerja yang melampaui tugas pokoknya.
“Pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi yang diberikan oleh institusi atau pimpinan terhadap personel atas prestasi, dedikasi dan pengabdian yang luar biasa, serta menunjukkan kinerja melebihi tugas pokoknya,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan tidak semata-mata menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan individu, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi, memperkuat kedisiplinan, serta menjadi teladan bagi seluruh anggota dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia menekankan, setiap prestasi lahir dari kerja keras, integritas, kepedulian, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Karena itu, capaian para penerima penghargaan diharapkan menjadi dorongan bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengabdian.
Di sisi lain, Kapolres mengingatkan bahwa penghargaan harus berjalan seiring dengan penegakan disiplin. Institusi, kata dia, tetap menerapkan sanksi terhadap setiap personel yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sebagai balance, punishment atau hukuman juga akan senantiasa diterapkan bagi siapa saja personel yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak boleh dimaknai sebatas penegakan hukum. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, membangun kedekatan, serta menumbuhkan kepercayaan publik melalui tindakan nyata dan pelayanan yang humanis.
“Polri bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu membangun kedekatan, memperkuat kepercayaan, serta menghadirkan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap responsif terhadap persoalan warga. Menurutnya, anggota kepolisian harus bersedia turun langsung, mendengarkan aspirasi masyarakat, bertindak tegas terhadap kejahatan, sekaligus mengedepankan empati dalam memberikan pelayanan.
“Polri turun hadir dengarkan masyarakat, tegas terhadap kejahatan, humanis terhadap masyarakat dan pelayanan harus berempati,” kata Ramadhan.
Usai upacara, Kapolres Gresik menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada ketiga personel penerima penghargaan, yang kemudian diikuti oleh jajaran peserta upacara lainnya.
Penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni institusional, melainkan menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Polri dibangun melalui konsistensi tindakan, keberanian melindungi warga, kedisiplinan, serta pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bagi setiap personel kepolisian, prestasi bukan sekadar capaian yang layak diapresiasi, melainkan tanggung jawab untuk terus menjaga amanah dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Reporter: Eka. F. A
Kabiro MSRI Gresik Jawa Timur
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments