Transformasi Digital: RSUD dr. Iskak Mantapkan Layanan melalui Rekam Medis Elektronik

Transformasi Digital: RSUD dr. Iskak Mantapkan Layanan melalui Rekam Medis Elektronik
Dok, foto: Transformasi Digital: RSUD dr. Iskak Mantapkan Layanan melalui Rekam Medis Elektronik.


MSRI, TULUNGAGUNG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung, Jawa Timur, terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang modern dan aman. Sejak awal 2023, rumah sakit plat merah ini secara konsisten menjalankan transformasi digital melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang kini telah mencapai tahap keempat.

Langkah ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan bentuk kepatuhan terhadap Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 guna menjamin kepastian hukum dan kualitas layanan bagi pasien. Tercatat hingga saat ini, sekitar 90% formulir medis telah beralih ke format digital. 

Integrasi Layanan & Kecepatan
 
Saat ditemui, Rabu (15/4/2026), Kepala Instalasi Rekam Medis RSUD dr. Iskak, Dyah Ayu Tristiyani, http://S.ST, mengatakan digitalisasi ini membawa dampak nyata bagi kenyamanan pasien. Salah satu keunggulannya adalah integrasi layanan farmasi.

Kini, dokter dapat menginput resep langsung ke sistem sehingga pasien tidak perlu lagi mengantre lama membawa kertas resep. Integrasi ini juga terhubung langsung dengan BPJS Kesehatan dan platform Satu Sehat Kemenkes untuk memastikan data medis pasien tersinkronisasi akurat secara nasional.

“Sistem RME kami dirancang untuk memastikan kedisiplinan pengisian data. Kelengkapan data medis kini mencapai 85–90 persen dalam waktu 1×24 jam. Hal ini penting agar diagnosa dan tindakan medis terdokumentasi dengan sangat presisi,” ujar Dyah.

Keamanan Data Berlapis

Meski berbasis teknologi, RSUD dr. Iskak tetap mengedepankan aspek perlindungan hukum. Untuk dokumen sensitif yang memerlukan persetujuan pasien, rumah sakit masih menerapkan verifikasi ketat. Sisi keamanan data juga diproteksi berlapis dengan sistem backup otomatis dua kali sehari guna mengantisipasi gangguan teknis.

“Ini kami terapkan untuk menjaga keamanan data pasien,” jelas Geson Kusumo Aji, http://S.Kom, Kepala Instalasi Pengelola Teknologi Informasi.

Selain mempercepat birokrasi internal, penggunaan RME berhasil memangkas penggunaan kertas secara drastis dari 21.000 lembar pada 2023 menjadi hanya sekitar 3.500 lembar di 2024.

Melalui aplikasi yang dikembangkan bertahap oleh tim Instalasi Pengelola Data dan Informasi ini, RSUD dr. Iskak membuktikan bahwa teknologi adalah kunci untuk memberikan layanan yang lebih humanis, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Tulungagung.

Reporter: Roni Yuwantoko
Kaperwil Jawa Timur
Editor: Redaksi MSRI
Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم