Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027

Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027
Dok, foto: Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027.

MSRI, SURABAYA - SMA Katolik Frateran Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang reflektif, berkarakter, dan siap berkarya melalui dua agenda strategis pada awal Februari 2026, yakni Rekoleksi Siswa Kelas XII bersama Shanti Dynamic serta Malam Keakraban (Makrab) Dewan Ambalan Masa Bakti 2026/2027.

Kedua kegiatan ini menjadi bagian integral dari pembinaan holistik sekolah yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pendewasaan spiritual, penguatan karakter, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai.

Rekoleksi Kelas XII: Menemukan Arah, Meneguhkan Panggilan

Rekoleksi siswa kelas XII yang mengusung tema “Panggilan untuk Berkarya” diselenggarakan pada Jumat, 7 Februari 2026, di Aula Fratz. Kegiatan ini menghadirkan tim kepemudaan Keuskupan Surabaya, Shanti Dynamic, sebagai fasilitator utama.

Dikemas secara dinamis, interaktif, dan penuh sukacita, rekoleksi ini menghadirkan suasana yang hangat dan reflektif. Para siswa diajak untuk berhenti sejenak dari rutinitas akademik guna merefleksikan perjalanan diri, mengenali potensi personal, serta meneguhkan arah hidup menjelang masa kelulusan dan transisi menuju dunia perkuliahan.

Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027

Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027


Melalui diskusi kelompok kecil, sesi berbagi pengalaman, refleksi personal, dan dinamika kreatif, peserta memperoleh ruang aman untuk mengolah kegelisahan, harapan, serta cita-cita mereka. Pendekatan ini membantu siswa memahami bahwa panggilan hidup bukan sekadar tentang profesi, melainkan tentang makna dan kontribusi nyata bagi sesama.

Salah satu peserta, Patricia Gaby (XII E), mengungkapkan bahwa rekoleksi tersebut memberinya perspektif baru tentang jati diri.

“Materi Living Beyond the Hype membuat saya lebih percaya diri dengan talenta unik yang Tuhan berikan. Saya belajar menjadi diri sendiri tanpa FOMO atau FOBO, berani keluar dari zona nyaman, dan bertumbuh menjadi versi diri yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Jocelline (XII B) menilai tema Called To Be More: Menjadi Lebih dan Lebih Lagi sangat relevan bagi siswa kelas XII yang tengah berada dalam fase penentuan masa depan.

Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027


“Saya dikuatkan untuk tetap mengapresiasi diri sendiri, sekecil apa pun pencapaian yang saya raih. Lebih baik melangkah satu langkah hari ini daripada diam tanpa arah,” ujarnya.

Rekoleksi ini tidak hanya menjadi momentum penguatan spiritual, tetapi juga sarana pembentukan mentalitas tangguh, rasa percaya diri, serta kesadaran akan tanggung jawab pribadi dalam merancang masa depan.

Makrab Dewan Ambalan 2026/2027: Mempererat Sinergi, Memantapkan Kepemimpinan

Selain rekoleksi, SMA Katolik Frateran Surabaya juga menyelenggarakan Malam Keakraban (Makrab) Dewan Ambalan Masa Bakti 2026/2027, Pangkalan Gugus Depan Yos Soedarso 17.101 – Dewi Sartika 17.102, pada 6–7 Februari 2026.

Makrab ini difokuskan pada penguatan soliditas kepengurusan Dewan Ambalan yang baru sekaligus pemantapan program kerja kepramukaan yang aplikatif, inspiratif, dan relevan dengan dinamika generasi muda abad ke-21.

Meneguhkan Panggilan Berkarya dan Kepemimpinan Berkarakter: SMAK Frateran Surabaya Gelar Rekoleksi Kelas XII dan Makrab Dewan Ambalan 2026/2027


Albertus Prasetyo Mulyosandi, siswa kelas XI selaku Pradana, menegaskan bahwa Makrab menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi.

“Makrab ini bukan sekadar ajang kebersamaan, tetapi momentum untuk membangun kedekatan, memperkuat komunikasi, dan menyatukan visi sebagai Dewan Ambalan Penegak yang siap mengemban tanggung jawab kepramukaan di era Generasi Alpha,” jelasnya.

Senada dengan itu, Cheryl Kineshia Eileen, siswi kelas XI selaku Pradani, menekankan pentingnya kebersamaan sebagai landasan kepemimpinan kolektif.

“Melalui games, diskusi penyusunan program kerja, dan sesi refleksi, kami belajar bekerja sebagai satu tim. Kekompakan yang terbangun menjadi modal utama untuk menjalankan amanah periode 2026/2027 secara optimal,” ungkapnya.

Membentuk Generasi Beriman, Berkarakter, dan Berdaya Saing

Pelaksanaan rekoleksi dan Makrab ini mencerminkan visi pendidikan SMA Katolik Frateran Surabaya yang berorientasi pada pembentukan insan beriman, berintegritas, dan berdaya saing.

Sekolah tidak hanya membekali siswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga dengan kesadaran spiritual, ketangguhan karakter, kepemimpinan kolaboratif, serta tanggung jawab sosial. Melalui proses pendampingan yang berkesinambungan, para siswa dipersiapkan menjadi generasi muda yang siap berkarya, melayani, dan memberi dampak positif bagi Gereja, bangsa, dan masyarakat.

Dengan demikian, pendidikan dimaknai bukan semata sebagai transfer ilmu, melainkan sebagai proses pembentukan manusia utuh yang mampu menjawab panggilan zaman dengan iman, keberanian, dan integritas.

Reporter: Eka F. A

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama