Istighotsah Bulan Rajab di Pedepokan Eyang Macan Putih, Munajat Sambut Tahun 2026

Istighotsah Bulan Rajab di Pedepokan Eyang Macan Putih, Munajat Sambut Tahun 2026
Dok, foto; Istighotsah Bulan Rajab di Pedepokan Eyang Macan Putih, Munajat Sambut Tahun 2026. Rabu, 31 Desember 2025.

MSRI, MOJOKERTO - Memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum), Pedepokan Eyang Macan Putih kembali menggelar istighotsah dan doa bersama sebagai ikhtiar batin dan munajat kepada Allah SWT dalam menyambut pergantian Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, 1 Januari 2026, bertempat di Pedepokan Eyang Macan Putih, Jalan Pulorejo, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Istighotsah dipimpin oleh Kanjeng Eyang Macan Putih (Gus Yudi) dan diikuti para jamaah istighotsah, tokoh spiritual, santri, serta masyarakat sekitar. Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Basmalah secara berjamaah, dilanjutkan dzikir, istighotsah, dan doa-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.

Bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36).

Rajab termasuk dalam empat bulan haram (asyhurul hurum), bulan yang dimuliakan dan dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan serta menjauhi perbuatan yang merusak.

Istighotsah Bulan Rajab di Pedepokan Eyang Macan Putih, Munajat Sambut Tahun 2026

Istighotsah Bulan Rajab di Pedepokan Eyang Macan Putih, Munajat Sambut Tahun 2026


Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya memuliakan waktu dengan amal saleh, sebagaimana sabdanya:

“Sebaik-baik amal adalah amal yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam munajat tersebut, para jamaah memohon keselamatan, keberkahan, serta ketenteraman hidup. Doa juga dipanjatkan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari perpecahan, dan diberikan pemimpin serta masyarakat yang amanah.

Dalam mauidzah hasanahnya, Gus Yudi mengajak jamaah menjadikan bulan Rajab sebagai momentum persiapan ruhani menuju bulan Sya’ban dan Ramadhan, dengan memperbanyak doa, dzikir, dan kepedulian sosial.

“Rajab adalah bulan menanam kebaikan. Siapa yang memuliakan waktunya dengan amal saleh, insyaallah akan menuai keberkahan di bulan-bulan berikutnya,” tutur Gus Yudi.

Istighotsah ini sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antara jamaah, santri, dan masyarakat sekitar. Pedepokan Eyang Macan Putih menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan spiritual yang menyejukkan dan mengedepankan nilai persaudaraan serta persatuan bangsa.

Melalui istighotsah ini, Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) bersama seluruh masyarakat Indonesia berharap agar rezeki dilimpahkan, segala urusan dimudahkan, serta bangsa dan negara senantiasa diberi kesejukan dan kedamaian. Doa khusus juga dipanjatkan bagi saudara-saudara di Aceh dan wilayah Sumatra agar segera pulih dan kembali dalam keadaan aman serta sejahtera.

Di akhir kegiatan, doa khusus dipanjatkan bagi saudara-saudara di Aceh dan wilayah Sumatra agar segera diberikan kekuatan, keselamatan, dan pemulihan. Jamaah juga memohon agar Tahun 2026 menjadi tahun yang penuh rahmat, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh umat dan bangsa Indonesia.

Reporter : Mbah Mul

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama