Perhutani KPH Jombang Buka Ruang Usaha Produktif Masyarakat, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

Perhutani KPH Jombang Buka Ruang Usaha Produktif Masyarakat, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan
Dok, foto; Perhutani KPH Jombang Buka Ruang Usaha Produktif Masyarakat, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan. Senin (29/12/2025).

MSRI, JOMBANG - Perhutani  Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, Perkuat Kelestarian Hutan, dorong rencana usaha produktif pihak (Forsil) Forum Silaturahmi Petani Hutan Mojokerto dan (PIM) Perkumpulan Indonesia Muda Jatim Timur. Senin (29/12/2025).

Dengan menyampaikan Perhutanan Sosial, usaha produktif dan pelestarian hutan, di wilayah hutan RPH Lebak Jabung, BKPH Jabung.

Serta Peraturan Direksi Perhutani Nomor, 13/PER/DIR/8/2023 tanggal 31 Agustus 2023. Tentang perkoprasian dan Pedoman skema Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) dan Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP). Kegiatan hari ini dilaksanakan di Kantor Perhutani KPH Jombang  pada Senin (29/12/2025).

Administratur Perhutani KPH Jombang Enny Handhayany Y.S. mengungkapkan, perlu diketahui bahwa Perhutani dalam mengemban amanah Negara sebagai pengelolah hutan Negara wajib menjalankan berbagai aturan aturan yang berlaku, termasuk bagaimana agar suksesnya program Negara, tentang ketahanan pangan,  swasembada pangan nasional, wajib mengedepankan berjalanya proses kelestarian hutan.

Di sini kita juga perlu melibatkan  masyarakat setempat diberbagai kegiatan,  termasuk membuka peluang lapangan pekerjaan guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat bagi yang ikut bekerja," Kami juga mendorong  usaha produktif lainya  seperti wisata alam, ternak,  tanaman kehutanan yang bernilai ekonomi dan lain sebagainya sebagai kegiatan  kelola sosial yang dilakukan Perhutani, ada ruang bagi masyarakat sekitar hutan".

Perhutani KPH Jombang Buka Ruang Usaha Produktif Masyarakat, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

Perhutani KPH Jombang Buka Ruang Usaha Produktif Masyarakat, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan


Enny menambahkan disini kami membuka peluang bagi masyarakat dan siapapun, kami sangat mengapresiasi, mengenai berbagai  rencana tanaman pohon berbuah, diselah tanaman kehutanan, ternak Madu lebah, wisata alam maupun wisata religius.

Kami terbuka, agar kami dapat menentukan sikap, menyamakan persepsi, sebagai solusi bersama ,untuk keberlangsungan semua pihak, dan terjaganya kelestarian hutan.

Dalam pelaksanaan  kemitraan usaha produktif, seperti bersama LMDH yang sudah berjalan, dan yang memungkinkan KKPP, sudah berkoperasi dan berbadan usaha, untuk yang belum ada koperasi  kita dorong, juga kita jembatani, kawal, serta kita bantu.

Mari berdayakan masyarakat melalui Koprasi, dengan adanya perkoprasian yang berjalan pastinya  akan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya, sebagai dukungan berbagai usaha produktif  di kawasan hutan,” Terang Enny.

Alfian Rachmat Darmawan Kepala Kompartemen Hukum dan Advokasi PIM (Perkumpulan Indonesia Muda) Jawa Timur,  mengatakan tujuan kami untuk menjalin komunikasi serta berkolaborasi bersama Perhutani, agar menemukan titik terang, prosedur legalitas pengembangan usaha produktif di kawasan hutan bersama masyarakat setempat, "Sekiranya seperti apa saja langkah langkah yang perlu dilaksanakan, agar tak ada pihak yang dirugikan, sehingga nol konflik".

Pada intinya kepentingan semua pihak sama, bagaimana agar kelestarian hutan berjalan, segi ekologis terpenuhi dan sosial ekonomi petani hutan juga dapat berjalan,"menurut Alfian 

Achmad Yani Ketua Forsil (Forum Silaturahmi) Petani hutan kabupaten Mojokerto, mengatakan berbagai rencana untuk peluang usaha bagi masyarakat ditempatnya, antaranya pengembangan jambu mente bersama Infestor minimal yang ditanam 200 pohon, pengembangan wisata rintisan wisata alam dan wisata religius mulai Petilasan Gajah Mada, Outbond, Perkemahan, Pramuka, Arung jeram.

Karena selama ini belum ada kepastian, maka dari itu kami minta arahan seperti apa prosedurnya.

Mengenai prasarat ijin legalitas, hak dan kewajipan untuk pengajuan berbagai usaha produktif masyarakat, agar bisa dikelolah bersama masyarakat. 

Harapan  kami untuk memperoleh dukungan, pengawalan dari Perhutani maupun Infestor, supaya pengajuan pengelolaan yang kita ajukan, untuk wisata rintisan dan usaha lainya, dapat diterima, sebagai mata pencaharian masyarakat setempat," Kata Yani.

Rois (Konsultan humas PIM Jatim) menyampaikan terimakasih atas  waktunya, sehingga kami bisa bersilahturahmi, agar sama sama jalan ,antara Perhutani investor  bersama masyarakat,"Mungkin bisa dijadwalkan kumpul musyawarah lain waktu lagi, menyamakan persepsi dengan tujuan yang sama, supaya semua berjalan dengan semestinya," Pungkas Rois.

Dengan tanaman kehutanan berbuah seperti pohon  Pete, Durian, Alpokat, Nangka, serta usaha wisata alam, diharapkan akan semakin mendukung meningkatkan kelestarian hutan di sana.

Maka dari itu Perhutani KPH Jombang selalu menjalin kolaborasi, sinergi bersama Forkopimda, Muspika dan Pemerintah Desa setempat terus dilakukan, sebagai dukungan pengawalan dan pengawasan, "Agar tiap langkah Perhutani selaku BUMN dalam memenuhi pendapatan Perusahaan terus berjalan menemukan berbagai solusi terbaik".

Tetap terjaganya  Kelestarian Hutan, sosial ekonomi masyarakat juga  berjalan, (terjaganya ekologi, ekosistim dan sosial ekonomi).

Reporter : Cak Loem

Kabiro Jombang

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama